Listrik memang bikin hidup jadi praktis, tapi kalau ada masalah, situasinya bisa berubah jadi bahaya…
Hindari! Ini Alasan Jangan Padamkan Api Dari Minyak Dengan Air
Mungkin beberapa orang sudah pernah mengalami kejadian kebakaran pada dapur rumah tangga, dan kebanyakan penyebabnya karena lupa dan membuat minyak pada wajan mendidih atau sampai terbakar. Banyak orang secara insting akan langsung menyiramnya dengan air. Tapi tahukah Anda bahwa ini justru sangat berbahaya? Berikut ini Vinci Fire Protection akan membahas alasan jangan menggunakan air untuk memadamkan api dari minyak, serta cara aman mengatasinya.

(Ilustrasi bahaya menyiram air pada api minyak yang menyebabkan ledakan api lebih besar)
Mengapa Air Tidak Boleh Digunakan untuk Memadamkan Minyak yang Terbakar?
Api dari minyak termasuk dalam kelas kebakaran B atau K (khusus minyak goreng dan lemak). Minyak memiliki suhu titik nyala tinggi, sering di atas 300°C, sementara air mendidih pada 100°C.Ketika air disiramkan ke minyak panas yang terbakar:
- Air langsung menguap menjadi uap karena suhu tinggi.
- Uap air mengembang hingga 1700 kali volume aslinya.
- Minyak yang lebih ringan dari air “terdorong” ke atas dan menyebar, membawa api ke segala arah.
- Hasilnya: ledakan api (fireball) yang bisa melukai orang di sekitar dan memperluas kebakaran. Fenomena ini disebut boil-over atau splatter effect. Menyiram air justru membuat api minyak goreng semakin besar dan sulit dikendalikan.
Jika terjadi kebakaran minyak goreng, tetap tenang dan ikuti langkah ini:
1. Matikan sumber panas (kompor) dengan segera jika kondisi masih aman.
2. Tutup panci/wajan dengan penutup logam atau loyang datar untuk memutus pasokan oksigen. Jangan gunakan penutup kaca karena bisa pecah.

(Cara benar memadamkan api dengan menutup panci)
3. Gunakan baking soda atau garam dapur dalam jumlah banyak untuk menyerap panas dan memutus oksigen.
4. Jika api besar, gunakan alat pemadam api kelas K atau kelas B yang khusus untuk minyak.

(Alat Pemadam Api Ringan khusus untuk kebakaran minyak)
5. Jangan pernah pindahkan wajan panas, karena bisa tumpah dan memperburuk situasi.
Tips Pencegahan Kebakaran Minyak Goreng
- Jangan tinggalkan minyak panas tanpa pengawasan.
- Gunakan termometer masak untuk pantau suhu minyak.
- Siapkan penutup panci dan APAR di dapur.
- Hindari memasukkan makanan basah ke minyak panas untuk cegah percikan.

Dengan memahami bahaya air pada api minyak, Anda bisa menyelamatkan diri dan keluarga dari kecelakaan dapur. Bagikan artikel ini agar lebih banyak orang tahu cara aman memadamkan api dari minyak! Jika anda tertarik untuk memproteksi bangunan anda, silakan hubungi kami Vinci Fire Protection atau bisa datang ke kantor kami guna konsultasi untuk mewujudkan keinginan anda memasang sistem proteksi kebakaran.
This Post Has 0 Comments